Satpam Kejari Denpasar Meninggal Saat Jogging di Renon

Jumat, 14 Juli 2017 20:18 Hukum & Kriminal

Bagikan

Satpam Kejari Denpasar Meninggal Saat Jogging di Renon
Ketur Triwijaya semasa hidup (SN/Ist)
Denpasar,Semetonnews-Jelang Hari Bhakti Adyaksa, Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar berduka. Salah satu satpam di Kejari Denpasar, Ketut Triwijaya (45) meninggal saat jogging di Lapangan Puputan Renon, Jumat (14/7) sekitar pukul 07.00. Untuk sementara jenazah dititipkan di Kamar Mayat RSUD Wangaya.

Kajari Denpasar, Erna Normawati Widodo Putri yang ditemui di Kejari Denpasar membenarkan peristiwa yang dialami bawahannya tersebut. Erna menjelaskan, sebelum kejadiaan, korban lari santai keliling lapangan. Saat itu beberapa rekannya dan staf Kejari Denpasar juga sedang latihan voli untuk lomba persiapan Pekan Olahraga Hari Adyaksa di Kejati Bali.

"Kami hari ini berduka. Saat kejadian itu yang lain mau latihan voli. Dia (korban) disana ikut jogging. Dia tidak ikut dalam tim, namun karena sebagai mantan atlet voli jadi dia ingin ikut serta,"kata Erna.

Usai jogging, pria asal Banjar Binoh, Denpasar Utara itu mengambil bola dengan tujuan mau ikut latihan voli. "Saat ambil bola itu, yang bersangkutan tiba-tiba jatuh dan tak sadarkan diri,"urai Kajari.

Selanjutnya rekan yang lain langsung memabawa korban ke Bali Royal Hospital (RS Bross) di Jalan Tantular. Sampai di RS, kata Erna korban kangsung mendapat pertolongan. "Sempat dipasangi alat bantu jantung dan oksigen, namun tak tertolong,"jelasnya.

Setelah dikoordinasikan dengan pihak keluarga, Triwijaya ternyata memang memiliki riwayat sakit jantung. Bahkan pernah akan dipasang ring pada jantung, namun yang bersangkutan tak mau. "Kami tidak tahu kalau sebenarnya yang bersangkutan punya riwayat sakit jantung,"imbuhnya.

Seperti diketahui, korban sekain bekerja di Kejari sebagai Satoam, ternyata  juga bekerja di salah satu toko modern berjaringan di Tabanan.(MG/SN)