ELKADE Aliansi Aktivis Banyuwangi untuk Mengkaji Persoalan Desa

Rabu, 16 Agustus 2017 15:24 Nasional

Bagikan

ELKADE Aliansi Aktivis Banyuwangi untuk Mengkaji Persoalan Desa
Deklarator Lembaga Kajian Desa, Berkumpul di Warung Nikmat Banyuwangi.
Banyuwangi, Semetonnews - Yang dilakukan aliansi aktivis Banyuwangi, Jawa Timur, ini pantas dijadikan contoh. Berawal dari kepedulian pada percepatan pembangunan desa, mereka melaunching Lembaga Kajian Desa (LKD).

"Konsen kita ada 3 hal, Regulasi, SDM (Sumber Daya Manusia) dan Komunikasi," ucap Direktur LKD terpilih, As'ad Muhammad Nagib, Rabu (16/8/2017).

Diharapkan, kehadiran aliansi para aktivis kawakan ini bisa mendorong optimalisasi Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD) serta anggaran lainnya. Disisi lain juga untuk mendorong peningkatan SDM seluruh elemen masyarakat untuk lebih melek 'Desa'.

"Mulai tataran masyarakat, perangkat desa, pendamping desa serta instansi terkait, sehingga kedepan bisa bersama-sama mengawasi dan saling bekerjasama mewujudkan kesejahteraan desa," tandasnya.

Intinya, masih As'ad, LKD akan melakukan pengabdian penuh pada desa. Jauh dari istilah mencari-cari masalah, namun justru akan hadir melakukan pendampingan. Langkah tersebut dinilai penting karena hingga kini masih banyak desa yang belum bisa dan paham soal administrasi regulasi anggaran.

"Dari situ, kita semua selaku anak desa, terpanggil untuk membantuk LKD," pungkasnya.

Berikut ini adalah formasi kepengurusan LKD Banyuwangi :

Dewan Pakar
Rudi Hartono Latif
Rudi Santoso

Direktur
As'ad Muhammad Nagib

Sekretaris
Fajar Isnaini

Bendahara
Muhammad Yasin Supardi

Divisi Monitoring atau Investigasi
MK Agus Setiono
Eko Suryono
Endras Puji Yuwono
Slamet Kurniawan

Divisi Advokasi
Malik Barkah
Akyl Gilang P
Slamet Wahyudi
Yudi Prasetyo (*)

Untuk legalitas, dalam waktu dekat Lembaga yang bersekretariat di Jalan Ahmad Yani (depan SMPN 1 Banyuwangi) ini akan melakukan pengurusan. (WN/SN)