Program Smart Kampung, Mahal Serta Kualitas Buruk?

Senin, 21 Agustus 2017 22:30 Nasional

Bagikan

Program Smart Kampung,  Mahal Serta Kualitas Buruk?
Smart Kampung, (net/SN)
Glagah,  Semetonnews - Warga sejumlah Desa di wilayah kecamatan Glagah,  mengeluhkan kualitas jaringan Wi-Fi yang ada dicover program smart kampung, program ini digagas serta dilaunching Bupati Banyuwangi, sejak beberapa waktu lalu. 

Sedangkan  petugas di beberapa desa juga menyampaikan kepada Semetonnews,  bahwa ada kendala lemahnya jaringan, hingga menghambat kinerja mereka. 

Pihak Dinas Perhubungan, tak bisa menjawab ketika dikonfirmasi wartawan,  media disarankan menemui Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa (DPM dan Pemdes).

Zen Kostolani, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi, mengatakan  jika hasil cek lapangan program smart kampung yang dilakukan di beberapa wilayah berjalan dengan sukses.

“Kami baru dengar kalau beberapa desa pelaksanaan program smart kampung terkendala kurang bagusnya jaringan WiFi yang ada. Kami akan melakukan cek ulang,”kilah Zen Kostolani.

Sebenarnya, imbuh Zen, masalah jaringan merupakan urusan dan tanggung jawab pihak penyedia jasa.

Jaringan Lambat VS Biaya Mahal 

Ketua Asosiasi BPD Banyuwangi,  Rudi Latif, dikonfirmasi terpisah oleh semetonnews, justru semangat diajaj mengkritisi program Smart Kampung, menurutnya ada pemborosan anggaran yang dibebankan oleh Pemerintah Kabupaten kepada Pemerintah Desa.

"Dari hasil konfirmasi kami dengan pihak instalatir telkom, katanya kapasitas yang dipasang di desa, jaringan smartkampung itu sebenarnya cuma seharga 500rb/bln.Namun kenyataannya Desa harus membayar 2 juta /bulan. Selisih nya masuk ke kantong siapa?"ungkap Rudi. 

Pemborosan anggaran,  berjalan massif dengan prediksi, uang desa hilang 1,5 jt/bulan,  selisih harga yang lebih mahal dari harga 500 ribu (data telkom).  

Dilansir dari Suara Timur , Zen mengatakan saat ini program penataan jaringan fiber optik tengah dilakukan. Soal high cost dan bad service tak ada komentar.  Untuk itu pihaknya berharap masyarakat bisa memahami apabila jaringan yang ada sebagian belum mampu memenuhi harapan masyarakat, termasuk inovasi program smart kampung yang merupakan salah satu upaya Pemkab Banyuwangi untuk meningkatkan mutu dan kualitas layanan kepada warga masyarakat.  (ST/SN)