Oknum PNS RSUD Blambangan Banyuwangi Piara Purel Digeruduk Warga

Kamis, 19 Oktober 2017 20:32 Hukum & Kriminal

Bagikan

Oknum PNS RSUD Blambangan Banyuwangi Piara Purel Digeruduk Warga
Dua purel yang diusir dari rumah hunian Perum Bunga Resident Banyuwangi
Banyuwangi, Semetonnews - Salah satu hunian diperumahan Bunga Resident Banyuwangi digeruduk warga. Karena disitu ditempati 2 orang wanita  yang berstatus belum kawin dan seorang laki-laki berprofesi sebagai PNS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan Banyuwangi, Rabu malam (18/10/17).


Warga perumahan itu protes karena lingkungannya merasa dinodai. 

Didampingi Ketua RT, warga mengusir kedua wanita yang tidak jelas asal usulnya itu. Warga menceritakan, rumah milik PNS Andrian Kusuma (30) itu sudah dua minggu ini ditempati oleh 2 orang wanita dan si empunya rumah. Bahkan sering kali banyak wanita yang berpakaian minim sering masuk kedalam rumah itu. 

Karena beberapa kali diperingatkan si pemilik rumah untuk menyerahkan identitasnya hingga dua minggu tidak kunjung melapor ke lingkungan, akhirnya warga merasa geram dan memaksa pemilik rumah untuk mengeluarkan dua orang wanita yang berprofesi sebagai purel.

Sebelum penyelesaian mediasi ada  warga yang tidak terima, lingkungannya dibuat tempat mesum, apalagi yang mesum seorang oknum PNS yang semestinya memberikan contoh kepada masyarakat lain. Karena sudah geram, warga meminta kepada RT agar dua orang wanita itu agar segera dikeluarkan dari lingkunganya.

Saat ditemui wartawan, ketua RT 01 RW 03 Perum Bunga Resident, Budi Surogo mengatakan sudah beberapa kali yang punya rumah diperingatkan untuk segera melapor dengan adanya tamu didalam rumahnya, namun peringatan itu tidak digubris.

”Akhirnya saya bersama warga mendatangi rumah milik Andrian Kusuma untuk mengatakan, bahwa dua orang wanita itu harus segera dikeluarkan dari lingkungan sini,” sergah Budi.

Sempat terjadi perdebatan kecil antara warga dan pemilik rumah, yang akhirnya ia pun menandatangani kesepakatan untuk mengeluarkan dua wanita berprofesi purel dan tidak akan mengulanginya lagi. (SN)