Pasangan Mesum Ini Nantang Saat Digerebek Warga, Warga Marah Mau Diarak

Jumat, 20 Oktober 2017 14:00 Hukum & Kriminal

Bagikan

Pasangan Mesum Ini Nantang Saat Digerebek Warga, Warga Marah Mau Diarak
Aktivitas Penggerebekan Warga (cepu/SN)
Banyuwangi, Semetonnews - Penggerebekan dua pasangan yang di duga bukan suami istri di Perumahan Puri Brawijaya Permai pada tanggal 30 September lalu, kini di ungkit kembali oleh warga setempat. Pasalnya kelakuan tidak senonoh yang di lakukan oleh manager salah satu Cafe Keluarga di Wilayah Kabupaten Banyuwangi ini, mencoreng norma yang dipatuhi, penghuni Perumahan Puri Brawijaya Permai. 



Terkuaknya aktivitas mesum, muncul dari kecurigaan warga.  Pasalnya pelaku yang dikenal atas nama Bella asal Dam Buntung, Tegaldlimo Banyuwangi ini,  cukup arogan saat dimintai keterangan oleh Ketua RT setempat. 

Ditengarai,  tindakan arogan ini dipicu karena konsumen (pasangan sex) kebanyakan Anggota. Pengurus RT,  dan satu warga menceritakan,  saat diperiksa kelengkapan administrasinya pelaku,  atas nama Bella tersebut,  mengunci pintu dari dalam. "Karena pintu pagar terkunci, kami memanggil pemilik rumah, sambil mengetuk-ngetuk pintu. Tapi tidak di buka,”ungkap salah satu warga.

Tidak lama berselang, aparat penegak hukum yang di dampingi petugas keamanan datang. “Ketika aparat kepolisian dan petugas keamanan datang, warga mulai berani memasuki pekarangan rumah itu, dan langsung menggedor-gedor pintu rumah yang tertutup rapat itu,”tandasnya.

Saat pintu rumah terbuka, warga sempat terkejut, di rumah itu ternyata ada dua pasang berlainan jenis. Wanitanya masih cukup muda dan cantik-cantik. Petugas kepolisian bersama dengan pengurus RT meminta identitas kedua pasangan tersebut.”Kedua pria itu bernama Sang Nyoman Juniarta asal Bali, dan AP warga Banyuwangi, sedangkan yang wanita bernama Bela Andria P serta R warga Kecamatan Tegaldlimo masih kuliah di Perguruan Tinggi Swasta di Banyuwangi,”paparnya.

Mengetahui, kedua pasangan itu bukan suami istri, warga yang menggerudug rumah kontrakan itu langsung berang, dan berniat mengarak keliling diperumahan Puri Brawijaya Permai. 

Sayangnya keinginan warga di tentang oleh Pengurus RT. “Jangan di arak, kedua pasangan ini kita beri pembinaan saja dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulang perbuatan yang tidak senonoh ini,”kata Pengurus RT. Sembari menenangkan warga yang marah melihat kelakuan pasangan mesum ini.

Bahkan sempat kecewa dengan keputusan pengurus RT tersebut. Pasalnya dua pasangan yang bukan suami isteri dan melakukan perbuatan tidak senonoh ini, sudah mencoreng nama baik Puri Brawijaya Permai. Apalagi, orang yang bernama Sang Nyoman Juniarta itu seorang manager Kafe Keluarga, orang terhormat, kok seenaknya berbuat mesum di sini (perumahan Puri Brawijaya),”celetuk salah satu warga penuh emosi.

Apalagi, lanjutnya yang di ajak mesum perempuan yang masih muda dan statusnya mahasiswa. Seharusnya seorang manager itu bisa membimbing dan mengarahkan, bukan melakukan perempuan melakukan perbuatan yang di larang agama. “Benar-benar jengkel dengan perlakuan Manager Kafe Keluarga itu, dia kan masih suami orang, dan masih memiliki istri, kok teganya berbuat mesum dengan wanita lain, seharusnya di arak keliling diperumahan ini, biar kapok. Kalau bisa istrinya di beri tahu juga,”cetus warga dengan suara agak lantang. ( cepu/SN)