Dua Pejudo Andalan Bali Absen di Bali Open International

Senin, 21 Maret 2016 15:11 Olahraga

Bagikan

Dua Pejudo Andalan Bali Absen di Bali Open International
Tim judo PON Bali tidak diperkuat dua pejudo andalannya di kejuaraan internasional (Sena Aji/Semetonnews)
Denpasar, Semetonnews –Dua pejudo putri andalan Bali, Ni Kadek Anny dan Komacki hi Amano Lubis, terpaksa harus absen pada kejuaraan judo internasional bertitel Bali Open Judo Internasional Championship II 2016, 25-27 Maret 2016, di GOR Lila Bhuana.
 
Disebutkan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) even itu, Nengah Sudiartha, Anny Pandini absen karena melakoni program pelatnas, dengan melakukan uji coba ke Korea. Program itu untuk persiapan pejudo itu, untuk mengikuti pra Olimpiade, Agustus mendatang.
 
“Sedangkan Komachi Amano Lubis, terpaksa absen lantaran aktivitas pendidikannya, dengan mengikuti ujian. Tapi tak masalah, karena keduanya sudah memiliki jam terbang lumayan bagus. Absennya dua pejudo itu, membuat tim judo PON Bali, menurunkan 12 pejudonya,” ujar Nengah Sudiartha, yang juga Wakil Ketua Umum pengprov PJSI Bali, Senin (21/3/2016).
 
Kejuaraan itu, menurutnya, untuk level nasional akanl dijadikan ajang pemanasan pejudo PON tak hanya Bali, namun juga daerah lainnya, untuk ajang pemanasan sebelum turun di PON XIX Jawa Barat nanti.
 
“Provinsi atau daerah yang tergolong kuat yang bakal ambil bagian di even ini, diantaranya, DKI Jakarta, Kalimantan Timur dan Jawa Barat. Tiga daerah itu akan menurunkan full team pejudo PON. Bahkan Jawa Barat menurunkan tiga tim sekaligus,” imbuh Sudiartha.
 
Menyoal jumlah peserta, dipaparkannya 395 pejudo bakal ambil bagian, di tiga kategori yang dipertandingkan, yakni junior 13-16 tahun, junior 16-19 tahun dan senior. Sedangkan negara yang sudah pasti ambil bagian yakni, Jepang, Singapura, Rusia, Amerika, Hongkong dan Amerika Serikat. Sedangkan Uzbekhistan. Vietnam dan Australia masih ditunggu konfirmasi keikut sertaannya.
 
“Even itu akan mempertandingkan 44 nomor. Namun Bali tidak memancang target khusus. Terpenting, pejudo PON Bali bisa menambah jam terbang di level internasional, sebelum turun di PON Jabar,” tutup Sudiartha.
 
Penulis : Sena Aji
Editor : Maria Gracia