Pasien Diduga Suspect Flu Burung Masuk RSUP Sanglah

Selasa, 22 Maret 2016 21:14 Peristiwa

Bagikan

Pasien Diduga Suspect Flu Burung Masuk RSUP Sanglah
pasien diduga flu burung saat tiba di RSUP sanglah. (rafael/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews – RSUP Sanglah kembali menerima pasien diduga suspect flu burung, Selasa (22/3/2016) sekitar pukul 17.00 wita. Pasien yang berjenis kelamin laki-laki ini masih dirahasiakan identitasnya, merupakan pasien rujukan dari RS Bali Royal Hospital (Bros) Denpasar.

Dari informasi yang dihimpun Semetonnews.com  dilapangan, pihak RSUP Sanglah langsung merespon cepat ketika mendapat laporan dari RS Bros terkait adanya pasien suspect (diduga-red) flu burung yang akan dirujuk ke rumah sakit tersebut.

Selanjutnya, pihak RSUP Sanglah memerintahkan para patugas medis di ruang Nusa Indah untuk segera bersiap-siap memakai pakian pelindung lengkap sesuai dengan protap yang ada.

"Iya memang benar, kami menerima laporan terkait pasien suspek flu burung yang dirujuk dari RS Bros.," kata salah satu petugas medis di ruang Nusa Indah RSUP Sanglah yang enggan namanya disebutkan ini.

Pasien dirujuk mengunakan mobile ambulance milik RS Bros.  Setiba di RSUP Sanglah, tampak sejumlah petugas medis saat mengevakuasi pasien berjenis kelamin laki-laki ini, memakai  pakian pelindung lengkap seperti topeng, masker, pakaian, dan sarung tangan.

Selain itu, mobile ambulance yang mengantar pasien suspect flu burung langsung dibersihkan saat itu juga sebelum kembali ke RS Bros.

Sementara itu, Kabag Humas RSUP Sanglah, dr Kadek Nariyantha mengatakan pihaknya belum mendapat laporan dari kepala ruangan Nusa Indah terkait keberadaan pasien yang diduga terkena virus flu burung tersebut.

"Sampai saat ini, saya belum mendapatkan laporan terkait pasien suspek flu itu. Kalau memang benar, nanti pasti kami akan memberi informasi," Katanya sembari mengatakan kalaupun pasien tersebut merupakan pasien suspek flu burung, pihak rumah sakit akan menanganin sesuai dengan Protap yang sudah ada.

Penulis: Rafael

Editor : Paksi Jalantaka