Rupanya Ada Juga Pebisnis Online yang Terkapar

Rabu, 23 Maret 2016 20:32 Ekonomi Bisnis

Bagikan

Rupanya Ada Juga Pebisnis Online yang Terkapar
Arief Rahman

Denpasar, Semetonnews-Nyaris tidak ada perusahaan yang pada umumnya mampu bertumbuh hingga 500% dalam waktu singkat, namun dalam 4 tahun terakhir rata-rata industri e-commerce di Indonesia bertumbuh dikisaran angka tersebut. 

"Misal, salah satu situs jual beli online mampu membukukan pertumbuhan hingga 700%, sementara situs sejenis lainnya juga membukukan angka 600%. Sementara dari sisi penjualan, salah satu travel online mampu mencapai angka transaksi hingga Rp 17 Triliun, demikian pula dengan situs jual beli produk diangka Rp 10 Triliun," ujar Arief Rahman, Direktur AKUBank yang ditemui di Denpasar, Rabu (23/3/2013).

Menurutnya pencapaian dari sisi pertumbuhan diyakini masih sangat kecil dengan penetrasi pasar yang masih belia. Apalagi jika kita komparasikan dengan segmen yang ada misalnya yang setiap harinya mampu di kunjungi oleh 100 juta visitor. 

"Ketika perusahaan  memutuskan untuk go public dengan dana yang digelontor maka valuasinya sudah mencapai dari yang ditetapkan," imbuhnya. 

Dengan rata-rata waktu yang dihabiskan orang Indonesia hingga 5-6 jam untuk online, maka diperkirakan hasil penjualan online bisa sebesar USD 10 Milyar saat ini, akan menjadi USD 130 Milyar ditahun 2020 nanti. 

"Dan ini bukan hanya menjadi bagian dari para pemain besar jual beli online atau semacamnya, namun juga bisa siapa saja," tukasnya.

Kendati demikian jelasnya, bagi para pebisnis online skala kecil. Pebisnis online baru saat ini ada dikisaran angka 500 ribu, padahal jumlah UKM di Indonesia ada 55 juta. Bayangkan jika semua masuk dalam bisnis online.  

"Betapapun menjanjikannya angka-angka itu, ternyata tidak sedikit jumlah pebisnis online yang justru terkapar. Bahkan yang telah mendapat suntikan modal besar sekalipun, tumbang tanpa ampun," ungkap Arief.

Lalu apa yang sebenarnya terjadi ? Menurutnya Arief yang juga Pemred salah satu majalah ekonomi ini menjelaskan, salah satu kunci dari keberhasilan dari bisnis online adalah trafik. Sejumlah bisnis online yang berhasil memiliki tingkat trafik dan coversation rate yang tinggi, bahkan bisa mencapai lebih dari 5%. 


"Itulah sebabnya traffic creation dan traffic conversion adalah dua faktor vital keberhasilan yang perlu mendapat perhatian," tandasnya.

Apalagi katanya, Walikota Denpasar saat ini tengah mencanangkan program Denpasar Smart City, yang nantinya akan sangat mendukung bagi para pebisnis khususnya online dalam menjalankan usahanya. 

"Bagi Anda, siapapun dan apapun bisnis kita sekarang rasanya tidak lagi bisa menafikan bahwa online adalah masa depan yang harus mulai dirintis sejak sekarang, jadilah bagian dari ratusan pengusaha dalam meraup pasar dan jaringan," pungkasnya.

Penulis : Rifky
Editor    : Maria Gracia