Ditemukan Tergeletak di Tepi Sawah, Bayi Malang Ini Akhirnya Meninggal

Jumat, 01 April 2016 12:59 Peristiwa

Bagikan

Ditemukan Tergeletak di Tepi Sawah, Bayi Malang Ini Akhirnya Meninggal
Bayi yang ditemukan di tepi sawah akhirnya meninggal RS Wangaya, Denpasar. (Rafael/Semetonnews)
Denpasar, Semetonnews- Warga Banjar  Ben Biyu, Desa Peguyangan Kaja, Jalan Sentanu, Denpasar Utara, Jumat (1/3/2016) sekitar pukul 08.30 wita digegerkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki dengan kondisi tali pusar masih tertempel pada tubuh. Dari informasi yang dihimpun Semetonnews.com,  bayi malang tersebut  ditemukan tergeletak dipinggir sawah milik warga.

Oleh warga setempat kemudian dilarikan ke Puskesmas Denpasar Barat. Saat dirawat, bayi diketahui mengalami luka-luka. KOndisi ini membuat perawat setempat membawa sang bayi ke RS Wangaya. Sayangnya, setelah dilakukan perawatan oleh petugas medis rumah sakit tersebut, bayi ini dinyatakan meninggal dunia pada pukul. 12.30. Wita.

Kasubbag Humas dan Hukum RSUD Wangaya,  AA. Ngurah Swastika  mengatakan, bayi laki-laki tersebut diterima pihak rumah sakit sekitar pukul 10.00 wita dalam kondisi masih hidup. Namun setelah mendapatkan perawatan di ruang NICU rumah sakit setempat bayi malang tersebut meninggal  dunia.

"Bayi ini dibawa oleh petugas Puskesmas Denpasar Utara 3. Sebelum dibawa ke ruang NICU bayi sempat ditangai di IGD selama 10 menit atau samapi pukul 10.10 wita, namun pukul 12.30 wita bayi meninggal," ujarnya kepada Semetonnews. Bayi laki-laki tersebut, kata dia, memiliki berat badan 3 kilogram.  Dimana, dilihat dari  ukuran berat badan bayi tersebut dipastikan lahir dengan kandungan cukup umur. Saat diterima tali pusarnya masih menempel dan sempat menangis ketika tiba di RS.

Bayi tersebut, lanjut dia, mengalami sejumlah luka  robek yakni di kelopak mata kanan, kulit kepala terkelupas dan punggung mengalami luka gores. "Bahkan telinga bagian kirinya juga luka robek (sebagian hilang)," katanya.

Penulis   : Rafael
Editor     : Robinson Gamar