Nah Giliran Dapur Milik Loper Koran Ludes Terbakar, Kengken Pak Bupati ?

Senin, 04 April 2016 10:30 Peristiwa

Bagikan

Nah Giliran Dapur Milik Loper Koran  Ludes Terbakar, Kengken Pak Bupati ?
Rumah Sang Loper Luder Terbakar
Gianyar, Semetonews - Tiada hari tanpa kebakaran, demikianlah musibah  yang terjadi di Gianyar dalam empat hari terakhir. Senin (04/04/2016) pagi, giliran warga Banjar Abasan, Singapadu, Sukawati , yang dikejutkan dengan suara kulkul bulus tanda kebakaran. 

Kali ini  korbannya adalah I Made Suandi (60) seorang loper koran.  Korban pun tertunduk lesu mendapati rumahnya acak- acakan. "Dapur dan gudang perlengkapan upacara hingga bagian atap rumah saya dilalap api, "terangnya.

Saat kejadian, korban mengaku sedang tidak di rumah.  Seperti biasa sejak Pukul 05.00 wita,  dirinya sudah meninggalkan rumah karena harus mengedarkan  koran. Sementara istrinya habis memasak nasi, bergegas ke merajan untuk mempersiapknn upacara "Habis masak, istri saya  mengaku meninggalkan bara api dalam  tungku, sembari memasak pakan ternak, " terang korban.

Dari keterangan tetangga korban, I Kadek Astrawan (39), Sekitar  pukul 08.30 wita, dirinya  melihat api beserta asap keluar dari dapur milik korban yang berdekatan dengan gudang tempat penyimpanan kain sembahyang (wastra pura). Kemudian Kadek  datang ke rumah korban,  namun korban tidak ada di rumah karena sedang menjalani rutinitasnya sebagai pengedar koran.

"Yang ada hanya istrinya, Ni Ketut Suri di merajan. Saya  dan Suri  bersama-sama bergegas  ke dapur dan mendapati api sudah besar. Kami sudah berusaha padamkan api, namun apinya justru tambah besar,  "ungkapnya.

Menyusul itu, suara kentongan berbunyi dan warga berdatangan untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar Pukul 09.00 wita, 2 unit kendaraan pemadam kebakaran tiba dan api pun dengan mudah dipadamkan dalam hitungan 20 menit.

Kapolsek Sukawati AKP I Wayan Wisnawa Adiputra  yang ditemui di lokasi menyebutkan, kebakaran terjadi karena kelalaian korban. "Dari keterangan istri korban, habis memasak nasi, api dalam tungku dibiarkan menyala karena masih masak pakan ternak, lanjut ditinggalkan. Api kemudian membesar dan merembet ke jaringan listrik sehi gga terjadi konsleting listrik, "uungkapnya.

Penulis  :  Nyoman  Nana Devada
Editor     :  Eska