8.195 Peserta UN di Buleleng, Tidak Merata Dengan Sistem Komputer‎

Senin, 04 April 2016 17:30 Peristiwa

Bagikan

8.195 Peserta UN di Buleleng, Tidak Merata Dengan Sistem Komputer‎
ilustrasi google/Semetonnews

Buleleng, Semetonnews – Pelaksanaan Ujian Nasional di Buleleng, kini sudah dimulai. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, mencatat sebanyak 8.195 orang siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah kejuruan (SMK). ‎

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, dari data awal sebanyak 8.195 peserta UN, dengan masing masing sebanyak 4.731 siswa SMA dan 3.464 siswa SMK.

"Ada empat orang tidak dapat mengikuti UN dan UNBK. Tiga orang sakit dan satu orang siswa mengikuti pertukaran pelajar di Amerika Serikat,” kata Suyasa, Senin (4/4/2016).

Menurutnya, tiga siswa yang tidak ikut UN lantaran sakit, dua siswa di SMAN 4 Singaraja dan satu orang siswa SMA PGRI Seririt. Suyasa menambahkan, ada empat sekolah yang melaksanakan UNBK diantaranya, SMAN 1 Singaraja, SMAN Bali Mandara, SMKN 1 Tejakula dan SMK TI Bali Global Singaraja. “Total peserta untuk UNBK ada sebanyak 620 siswa,” jelas Suyasa.

Dikatakannya, pada hari pertama pelaksanaan UN memang tidak ada laporan terkait kendala dan permasalahan. Namun kendala sekolah yang tidak siap melaksanan UNBK, dikarenakan terbatasnya jumlah perangkat komputer di sekolah yang tidak sebanding dengan jumlah siswa secara umum.

"Semuanya lancar. Apabila ada kendala seperti kekurangan soal, soal salah dan lain-lain, itu sudah ada prosedur (SOP). Kedepan kami akan mendorong untuk penambahan komputer. Sehingga sekolah bisa melaksanakan UNBK lebih banyak lagi dari sekarang,” pungkasnya.


Reporter : Komang Suryadi ‎Wijaya‎

Reporter : Paksi Jalantaka ‎