Dihadapan Hakim, Agus Bantah Perkosa NI

Rabu, 02 Maret 2016 17:20 Hukum & Kriminal

Bagikan

Dihadapan Hakim, Agus Bantah Perkosa NI
Yuli Marhaeningsih alias Ningsih (kanan) dan Siti Sapurah alias Ipung dari P2TP2A Denpasar usai mendampingi korban di PN Denpasar (Maria Gracia/Denpasar)

Denpasar, Sementonnews - Agus yang menjadi terdakwa kasus pemerkosaan anak dibawah umur membantah melakukan pemerkosaan terhadap korban berinisial NI yang memiliki keterbalakangan mental. Ini terungkap dalam sidang, Rabu (2/3/2016) yang dipimpin oleh hakim Gede Ginarsa. 
Sidang berlangsung tertutup untuk umum. Usai sidang, dua pendamping korban dari P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Denpasar, G.A.A. Yuli Marhaeningsih alias Ningsih dan Siti Sapurah alias Ipung mengatakan, terdakwa dihadapan mejelis hakim membantah melakukan pemerkosaan terhadap NI. 
"Terdakwa Agus menbantah dan mencabut keteranganya di BAP. Alasanya waktu diperiksa, terdakwa dalam kondisi stres dan bingung,"kata Ningsih.  Karena terdakwa mencabut keteranganya, hakim memerintahkan jaksa untuk memanggil penyidik sebagai saksi pada sidang pekan depan.
Sementara itu, Ipung memaparkan kasus permekosaan ini terjadi pada 13 Sempteber 2015 lalu. Saat itu terdakwa Agus yang berprofesi sebagai penjual air mineral itu membawa koban NI ke semak-semak di belakang Bandara Ngurah Rai, Tuban, Badung. "Sampai disana terdakwa langsung menyetubuhi korban sebanyak satu kali,"terang Ipung. 
Perbuatan bejad terdakwa tercium saat tetangga korban yang curiga melihat tingkah korban yang tidak seperti biasanya. Kecurigaan itu terbukti saat korban menceritakan kejadian yang dialamai kepada orang tuanya. "Pada hari yang sama orang tua korban langsung melapor ke Polresta Denpasar,"pungkasnya. 

Penulis: Maria Gracia