Terhimpit Ekonomi, AR yang Pengangguran itu Nekat Jual Narkoba

Jumat, 08 April 2016 22:00 Hukum & Kriminal

Bagikan

Terhimpit Ekonomi, AR yang Pengangguran itu Nekat Jual Narkoba
Keempat tersangka saat diamankan di Polresta Denpasar (Ist/Semetonnews)

Denpasar, Semetonnews - Berdalih terhimpit kebutuhan ekonomi, seorang pria pengangguran berinisial AR (31), nekat menjual Narkoba jenis Shabu-shabu. Akibat ulahnya ini, warga asal Jalan Iman Bonjol, Gang 12, Denpasar ini ditangkap oleh Sat-reskrim Polresta Denpasar, Selasa (5/4/2016) lalu sekitar pukul 19.30 wita.

Dari tangan tersangka polisi berhasil menyita 1,36 gram shabu-shabu sebagai barang bukti. Menurut Kasat Narkoba Polresta Denpasar, Kompol I Gede Ganefo, penangkapan tersangka berawal dari laporan warga kepada Kepoliasian adanya aktivitas peredaran Narkoba. Petugas kemudian melakukan penelusuran. 

"Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti 4 paket shabu-shabu dengan berat 1,36 gram " ungkapnya, Jumat (8/4/2016). Penelusuran petugas membuahkan hasil, petugas mendapati tersangka keluar dari kamar kosnya di Jalan raya Sesetan, Gang Lobster, Denpasar, sekitar pukul 19.20 wita.


Lalu, petugas langsung melakukan penangkapan dan melakukan pengeledahan  di kamar kos tersangka."Dari hasil introgasi awal, tersangka mengaku sudah menjalani pekerjaan melanggar hukum ini selama 5 bulan lantaran terhimpit kebutuhan ekonomi," katanya 

Selain AR, pada hari yang sama petugas Sat-reskrim Polresta Denpasar juga berhasil meringkus 3 pria yang berinisial SR (28), KUS (28) dan DS (25). Penangkapan 3 tersangka ini juga tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang melapor terkait adanya peredaran narkoba.

Setelah mendapat ciri-ciri tersangka, petugas pun langsung mengamankan SR di jalan Raya Pemongan, Denpasar Selatan, sekitar pukul 17.20 wita. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan 6 paket shabu dengan berat 0,70 gram.


Kepada polisi, SR mengaku jika ada 2 orang temannya sedang menunggu dan menghisap shabu. Petugas kemudian membawa SR ke rumahnya di jalan Raya Pemogan Gang Layon. 


Alhasil, petugas mendapati 2 orang yakni KUS dan DS dalam sebuah kamar. Namun, saat dilakukan pengeledahan badan ke dua tersangka ini tidak ditemukan barang bukti. 


"Nah, saat petugas melakukan pengeledahan di kamar tersangka, baru ditemukan BB diatas lemari pakian 5 paket shbu, 1 timbangan elekrik dan 1 bong," ungkap Ganefo sembari menambakan bahwa dari hasil introgasi, jika 4  paket sabu, timbangan, adalah milik Tsk SR. 


Sedangkan 1  paket sabu adalah milik  KUS dan DS yang baru dibeli dari SR seharga 300rb. "Peran ketiga tersangka ini sebagai pemakai sekaligus pengedar. Ketiganya juga belum pernah dihukum," tutupnya. 


Penulis : Rafael

Editor   : Maria Gracia