Tiga Terdakwa Ngaku tak Pernah Tahu Ada Perpres

Rabu, 02 Maret 2016 19:42 Hukum & Kriminal

Bagikan

Tiga Terdakwa Ngaku tak Pernah Tahu Ada Perpres
IB Susila, salah satu terdakwa saat menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tipikor, Denpasar. (Denpasar/Maria Gracia)

Denpasar, Sementonnews- Tiga orang yang menjadi terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Dermaga Gunaksa, Kelungkung, Rabu (2/3/2016) menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tipikor, Denpasar. Ketiga terdakwa itu adalah, I Gusti Ayu Ardani, IB Susila dan Ni Nyoman Hendrawati.

Anehnya, saat diperiksa ketiga terdakwa dihadapan majelis hakim pimpinan Gede Ariyadi mengaku tidak tahu jika diatas lahan yang dibelinya itu akan dibangun Dermaga. IB Sula mengatakan, membeli tanah tersebut karena ditawari oleh makelar sekitar tahun 2007."Akhirnya saya membeli 3 bidang dengan luas 193 are seharga Rp 8 juta per are,"katanya.

Selain itu, dia juga mengaku tidak tahu soal Perpres (Peraturan Presiden) yang melarang peralihan hak atau jual beli dilahan tersebut. "Waktu pembayaran pembebasan lahan di Kantor Camat tidak ada pemberitahuan soal Perpres itu,"katanya. Terdakwa juga mengaku teratik membeli tanah dilokasi ini karena dekat dengan pantai. "Selain itu ada iming-iming akan ada investor asing yang masuk,"ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkap terdakwa lain. Pada intinya, mereka membeli tanah ditempat itu hanya untuk investasi."Saya hanya investasi saja,"kata terdakwa Hendrawati.  Artinya, ketiga terdakwa sepakat mengaku tidak pernah tahu adanya larangan jual beli dikawasan tersebut sebagaimana menurut perpres diyempat itu akan dibangun Dermana Gunaksa.

Penulis : Maria Gracia