Terbukti Cabuli Teman Anaknya, Dituntut Jaksa 9 Tahun Perjara

Selasa, 12 April 2016 00:00 Hukum & Kriminal

Bagikan

Terbukti Cabuli Teman Anaknya, Dituntut Jaksa 9 Tahun Perjara
Ilustrasi (semetonnews)
Denpasar, Semetonnews-Terdakwa kasus pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, M Whapi alias Wafi alias Wafig, akhirnya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Wayan Erawati akhirnya dituntut 9 tahun penjara.

Pembacaan tuntutan ini dilakukan pada sidang, Senin (11/4/2016) di PN Denpasar. Sidang dipimpin oleh Hakim Achmad Peten Sili. Dihadapan hakim, jaksa menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja, melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan atau membujuk anak melakukan membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 76 e jo Pasal 82 UU RI No. 35 tahun 2014 tantang perlindungan anak."Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 9 tahun,"kata jaksa dalam amar tuntutanya.

Selain dituntut hukuman penjara, terdakwa juga dituntut hukuman denda senilai Rp 100 juta."Jika tidak dibayar, maka diganti dengan hukuman kurungan selama 6 bulan,"tegas jaksa. Dalam surat tuntutan, disebutkan pula, kejadian ini berawal pada Senin 21 Desember sekira pukul 18.30 Wita saksi korban (OM) datang kos terdakwa di jalan Waturenggong bermaksud bermain dengan anak terdakwa.

Korban memang kerap ke rumah terdakwa dan bermain dengan anak terdakwa. Saat korban main sambil menonton televisi, terdakwa memegang tangan kanan korban dan mengajak ke belakang."Di depan mesin cuci terdakwa mengeluarkan kemaluannya dan memegang tangan korban dan digerakkan sampai mengeluarkan sperma,"kata jaksa.

Setelah melakukan itu berpesan kepada korban untuk jangan mengatakan ini kepada siapapun. Sementara hasil visum yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Umum Sanglah yang ditandatangani oleh dr Kunthi Yulianti menyatakan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Penulis : Maria Gracia