Setubuhi Siswa SMP, Tukang Batu Akik Diamankan

Selasa, 12 April 2016 16:00 Hukum & Kriminal

Bagikan

Setubuhi Siswa SMP,  Tukang Batu Akik Diamankan
Tersangka (kaos merah) pencabulan anak dibawah umur ( Devada-Semetonnews)

Gianyar Semetonnews - Bila sudah diselimuti asmara, batasan  umur  pun kerap diabaikan. Seperti  cinta terlarang yang dilakoni  I Ketut Wir (35) dengan  I Gusti Ayu W (16), siswa SMP di Sukawati.   Akibatnya, Wir yang sudah beristri dan beranak tiga, kini diamankan polisi dan  ancaman pidana 15 tahun penjara, menantinya.

Dari informasi yang dihimpun Semetonnews, Selasa (12/04/2016),  Ketut Wir yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang gosok batu akik , sudah berhubungan dengan korban sejak lima bulan terakhir. Berawal dari sebuah perkenalan di media sosial.   Meskipun sudah  mengetahui  Wir sudah berkeluarga, korban  yang masih ingusan itu,  akhirnya merelakan kegadisannya.

Lima bulan berjalan, hubungan mereka berjalan lancar. Namun, karena lupa waktu dan tempat, kisah cinta mereka akhirnya terbongkar juga. Minggu  (10/04/2016) malam,  menjadi petualangan mereka yang terakhir.  Menyusul kegundahan orang tua korban yang mencari anak gadisnya yang  hingga larut malam tak kunjung pulang.

Kapolsek Sukawati AKP I Wayan Wisnawa Adiputra menyebutkan, pihak menerima laporan dari orang ua korban., Senin (04/2016). Setelah ditindak lanjuti terungkap jika, pada  hari Minggu malam, sekitar Pukul   21.30 Wita. Korban sempat di telepon oleh terlapor  dan disuruh  mengambil Hp korban. Korban pun langusng datang ke tempat kerja terlapor di Desa Ketewel. “ Selanjutnya korban diajak pulang ke rumah terlapor di Banjar Camengaon, Desa Celuk, Sukawati. Dan di karena di rumah ada istri dan anaknya yang sedang tidur, korban di ajak ke kamar mandi untuk melakukan hubungan badan,” ungkapnya.

Karena hari sudah larut malam, usia berhubungan badan, korban langsung pulang dengan mengendarai sepeda motor.  Tiba di rumahnya, korban pun  ditanya orang tuanya. Karena semalaman itu, orang tua dan kerabatanya telah mencari  korban hinga larut malam. Korban akhirnya menceritakan  semua hubungannya. Tidak terima dengan perlakuan terlapor terhadap anaknya yang masih dibawah umur, orang tua korban lantas melapor ke Mapolsek Sukawati.

Atas laporan itu, Kapolsek menyebutkan  sudah meminta keterangan korban dan saksi.  Termasuk sudah melakukan visum terhadap korban. “ Kami sudah menahan terlapor dan status terlapor kini  sudah  menjadi tersangka,” ungkap Kapolsek  Wisnawa. 

Atas perbuatanya, tersangka dijerat dengan pasal  81 ayat  1, 2)  UU  NO. 35 Tahun 2014 Tentang  Perubahan  UU NO 23 Tahun 2002, tentang  Perlindungan Anak. Ancaman 15 tahum penjara. 




Reporter : I Nyoman Nana Devada

Editor    : Eska