Busyeeett!! Ngaku Dipekosa 6 Orang, Cewek Kafe Lapor Polisi

Jumat, 15 April 2016 03:44 Peristiwa

Bagikan

Busyeeett!! Ngaku Dipekosa 6 Orang, Cewek Kafe Lapor Polisi
Ilustrasi (semetonnews)
Jembrana, Semetonnews-Cewek Kafe berinisial NT (25), Kamis (15/4/2016) sekitar pukul 18.00 wita mendatangi Polsek Mendoyo. Kedatangan janda muda ini melaporkan peristiwa mengerikan yang dialaminya. NT kepada petugas melapor diperkosa oleh 6 orang yang tidak dikenal

Dari pengakuan NT, pemerkosaan itu terjadi, Rabu (13/4/2016) sekitar pukul 04.00 dini hari. Kejadian berawal saat NT hendak pulang kerja, namun tidak ada satu pun rekanya yang mau mengantarnya pulang. Ditengah kegalaunya itu, tiba-tiba datang seorang remaja berusia sekitar 17 tahun menawarkan diri untuk mengantar NT pulang.

Tanpa pikir panjang, NT yang dalam keadaan setengah mabok itu menerima tawaran remaja tanggung itu. Tapi oleh pemuda itu, NT bukanya diantar pulang, malah dibawa ke salah satu hotel di Kota Negara. Nah, di hotel inilah penderitaan NT dimulai. Pemuda 17 tahun itu, kata NT tapa basa basi langsung menidirinya.

Tidak lama kemudian, kata NT datang lima pemuda lainya yang juga ikut mencicipi tubuh NT secara bergantian. Parahnya lagi, usai digulir, NT ditinggal begitu saja. Apa yang dialami itu kemudiam dilaporkan kepada bos nya bernisil AR. Kepada AR, NT mengaku diperkosa oleh 6 anak muda yang tidak dikenal. AR pun menyarankan agar NT melaporkan kejadian ini ke polisi. 

Semetara AR pemilik kafe tempat NT bekerja mengaku tidajk tahu persis seperti apa kejadianya. "Saya tidak tahu pastinya kejadian itu seperti apa, yang saya tahu kejadianya setelah kafe tutup,"terang AR yang ditemui semetonnews.com, kamis (14/4/2016). Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Mendoyo AKP Gusti Komang Muliadnyana dikonfirmasi membenarkan adanya laporan NT.

Tapi lantaran locus (tempat kejadian) ada di wilayah hukum Polsek Kota, pihaknya menyarankan agar NT melapor ke Polsek Kota atau Polres Jembrana. Disisi lain, Kapolsek Kota Negara Kompol Made Prihanjagat melalui SMS mengaku belum tahu apakah ada lappran terkait kasus ini.  tidak ada laporan terkait kejadian tersebut. 

Reporter : Dewa Putu Darmada
Editor      : Maria Gracia