Desa Wisata di Badung Hidup Segan Mati Tak Mau

Selasa, 19 April 2016 11:47 Budaya & Pendidikan

Bagikan

Desa Wisata di Badung Hidup Segan Mati Tak Mau
IGN Rai Suryawijaya (ist/semetonnews)
Badung, Semetonnews - Delapan dari sebelas Desa Wisata yang ditetapkan melalui SK Bupati Badung tak lagi eksis, alias mati suri. Demikian kata Ketua PHRI Badung IGN Rai Suryawijaya, saat serap aspirasi di DPRD Badung, Selasa (19/4).

"Dari 11 SK Bupati untuk sebelas deza wisata hanya tiga yang masih hidup. Delapan ini hidup segan mati tak mau," kata Rai Suryawijaya. Lanjut dia, pemerintah semestinya tidak hanya mengeluarkan SK dan membiarkan pengelola desa wisata berjalan sendiri tanpa bimbingan pemerintah.

"Pemerintah harus terus melakukan pembinaan, sebab jika tidak maka akan sangat sulit berkembang. Kecuali pengelola yang sudah profesional," imbuhnya.
Apa yang dibangun, kata pria yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung ini wajib bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

Jangan sampai pembangunan hanya untuk gagah-gagahan yang nantinya tak berjalan dengan baik."Jangan sampai membangun dan akhirnya hancur-hancuran," sebutnya seraya menambahkan masih banyak fasilitas maupun obyek pariwisata yang harus diperbaiki.

Reporter: Asta
Editor    : Maria Gracia