Lewat Medsos, Turis Asal Australia ini Umbar di Borgol dan Dianiaya Skurity Sky Garden

Rabu, 20 April 2016 13:51 Hukum & Kriminal

Bagikan

Lewat Medsos, Turis Asal Australia ini Umbar di Borgol dan Dianiaya Skurity Sky Garden
Cityzend/ist-Semetonnews
Kuta, Semetonnews - Sebuah akun berita Facebook, bernama '9 News Perth' mengabarkan adanya seorang warga Perth yang telah dikroyok di sebuah tempat hiburan malam, Sky Garden. 

Pada tulisan itu sepintas dikatakan bahwa yang melakukan pengroyokan justru adalah scurity tempat hiburan yang berlokasi di jalan Raya Legian, Kuta. 

Kapolsek Kuta, Kompol Wayan Sumara ketika dikonfirmasi pada Rabu (20/4/2016), membenarkan adanya kejadian pengeroyokan dalam Sky Garden tersebut. Hanya saja ditegaskan dia, yang mengeroyok sebenarnya adalah pengunjung lainnya di tempat hiburan itu.

"Ini kejadian tgl 2 April dan dilaporkan tgl 7 April oleh Joshua warga negara asal, Pert Australia. Dia ini berkunjung ke Sky Garden bersama 2 orang temannya, tiba-tiba temannya berkelahi dengan pengunjung lainnya dan korban melerai namun korban kena kroyok dari pengnunjung lainnya, dia tdk sadar siapa yang memukul karena situasinya cukup ramai dan redup cahaya. Korban mengaku baru sadar sudah berada di luar sky garden didampingi security," beber Kapolsek Kuta Kompol Wayan Sumara melalui aplikasi WhatsApp.

Kembali dirinya menegaskan bahwa tindak penganiayaan seperti yang dituliskan dalam media sosial itu, tidaklah benar dilakukan para skurity di Sky Garden. 

"Gak ada diborgol ataupun pengroyokan, mungkin dia korban pengroyokan pengunjung lain karena dia melerai dianggap kelompok lawan. Karena keterbatasan informasi dari korban langsung pulang ke Negeranya selesai melapor tanpa detail keterangan tentang saksi-saksi," akunya.

Kapolsek juga meyakinkan bahwa dari hasil rekaman CCTV tidak terlihat adanya aksi yang dimaksudkan dalam postingan di media sosial tersebut. 

"Direkaman CCTV yang nampak korban dibawa keluar oleh skurity tidak ada nampak skurity lakukan penganiayaan," ulasnya.


Reporter : Surya
Editor : Paksi Jalantaka